Seminar Akademik Komunikasi: Kaji Pariwisata dan Lingkungan Di Era Digital

Seminar Akademik Komunikasi : Kaji Pariwisata dan Lingkungan Di Era Digital
Komunikasi adalah semacam keniscayaan, termasuk dalam menghayati dinamika pariwisata dan lingkungan, terlebih di era digital. Hal ini mengemuka dalam Seminar Akademik yang bertajuk “Tantangan Komunikasi Pariwisata dan Lingkungan Pada Era Digital, Kamis (5/4). Seminar akademik yang digagas oleh Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNSOED menghadirkan tiga orang narasumber di antaranya, Dra. Dwi Heruningsih, M.Si (Praktisi Komunikasi Lembaga Penyiaran Publik RI), dan Drs. Chusmeru, M.Si (Pengamat Pariwisata UNSOED).
Bertempat di Aula FISIP UNSOED, kegiatan seminar akademik ini dibuka secara langsung oleh Dekan FISIP UNSOED, Dr. Djarot Santoso, MS. Dr. Djarot Santoso, MS sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan seminar akademik ini. Dekan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para narasumber yang berkenan hadir untuk membagikan pengalaman, ilmu serta wawasan dalam dunia komunikasi khususnya pada bidang pariwisata dan lingkungan di era digital ini. “Kegiatan seperti ini merupakan salah satu kegiatan positif untuk meningkatkan pengetahuan kepada mahasiswa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dra. Dwi Heruningsih, M.Si selaku pembicara pertama menyampaikan bahwa ada beberapa kendala dalam meningkatkan potensi pariwisata dan lingkungan di era digital yakni, di daerah masih kurangnya infrastruktur dasar untuk mengakses daerah-daerah yang merupakan daerah pariwisata. “Selain itu, masih adanya masyarakat yang menganggap bahwa keberadaan era digital saat ini akan mengganggu tata kehidupan dan tradisi yang sudah tertanam di lingkungan tersebut,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Drs. Chusmeru, M.Si bahwa masih terdapat permasalahan yang harus diselesaikan dalam bidang industri pariwisata, seperti keterbatasan sumberdaya, tekanan pada lingkungan, ketidakmerataan pembagian wilayah pariwisata, dislokasi sosial budaya, dan lemahnya manajemen serta koordinasi. “Permasalahan tersebut harus segera diatasi untuk industri pariwisata yang lebih baik. Masyarakat harus mulai menyiapkan strategi untuk menarik wisatawan seperti menyiapkan pelayanan dan fasilitas sesuai keinginan wisatawan atau dikenal dengan konsep sustainable tourism,” tegasnya.
Kegiatan ini dimoderatori oleh Drs. Bambang Widodo, M.M.Par., dan dihadiri oleh Dekan FISIP, para Wakil Dekan FISIP, para dosen, dan para mahasiswa khususnya mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi.
Maju terus pantang mundur, tidak kenal menyerah !